Tanjab Timur Diprediksi Bakal Dilanda Kemarau Panjang, UPTD SPAM Antisipasi Kekeringan

Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Pengolahan Air Minum (UPTD SPAM) Kabupaten Tanjung Jabung Timur lakukan berbagai langkah menyikapi musim kemarau dan antisipasi terjadinya kekeringan.

UPTD SPAM mulai mengintensifkan pemeriksaan dan pemeliharaan pipa guna mengantisipasi kebocoran akibat faktor cuaca, serta menjaga pasokan air agar dapat mengalir dengan lancar tanpa hambatan.

Kepala UPTD SPAM Tanjab Timur, Ahmad Fauzan mengatakan, di saat musim kemarau tiba debit air mengalami penurunan drastis. Hal ini akibat menurunnya pasokan air dari beberapa sumber air baku di Sungai Batanghari. Baik yang berada di Kecamatan Dendang maupun di Kecamatan Rantau Rasau.

UPTD SPAM telah menyiapkan tiga unit mobil tangki air dengan kapasitas 6000 liter, 5000 liter dan 1000 liter yang siap mendistribusikan pasokan air bersih kepada pelanggan atau masyarakat yang membutuhkan atau masyarakat yang tidak mendapatkan aliran air dari SPAM.

Khusus untuk wilayah Kecamatan Muara Sabak Barat ongkos kirim gratis. Namun bila di luar kecamatan tersebut dikenakan biaya pembelian air, UPTD SPAM juga akan memberlakukan sedikit biaya ongkos kirim.

Menurut Fauzan, debit air saat musim kemarau memang tidak dapat dihindari. Oleh karenanya ia menyarankan agar pelanggan atau masyarakat dapat memanfaatkan penggunaan air dengan baik. Sebab informasi yang didapat dari pihak BMKG, tahun ini Tanjab Timur akan menghadapi kemarau panjang.

“Menurut pantauan BMKG, wilayah kita ini masuk dalam zona kemarau panjang,” ujarnya.

“Jadi kita wajib waspada atas informasi tersebut dan pergunakan lah atau manfaatkan lah sumber daya air yang ada saat ini dengan benar,” katanya.

Sumber air baku Kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak hanya mengandalkan air Sungai Batanghari, tapi juga menggunakan air sumur bor yang dikelola oleh petugas Instalasi Kota Kecamatan Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Pengolahan Air Minum (IKK UPTD SPAM).

Related articles

PRODUK UNGGULAN DESA (PRUDES) SALAK PONDOH UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT

“Selain tanaman perkebunan (Kelapa Sawit), warga Desa Karya Harapan Mukti mengembangkan komoditi Salak Pondoh sejak tahun 1997 untuk menambah pendapatan keluarga. Sebanyak 38 KK membudidayakan salak pondoh dengan memanfaatkan lahan pekarangan (0,25 Ha) sisa dari perumahan, halaman, dan kandang (+/- 0,28 Ha). Dengan memelihara ternak, warga tidak kesulitan untuk mendapatkan pupuk kandang sebagai pupuk dasar. […]

Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta, Masnah Ingin Ada Inovasi Baru di Muarojambi

Bupati Muarojambi, Masnah Busro menghadiri acara pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2019. Acara tersebut dilaksanaka di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (3/7). Masnah berharap dengan mengikuti kegiatan ini muncul inovasi-inovasi baru yang dapat diaplikasi di Kabupaten Muarojambi. “Kita mengharapkan adanya inovasi-inovasi baru khususnya di pemerintahan Kabupaten Muarojambi bisa berkolaborasi sampai tingkat desa dan berpacu untuk berkompetisi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *